~Premarital Check Up

hum banyak yang bilang perlu,,,tapi ortu bilang ga perlu….hayuhhhhh binun2…tapi ya udahlah lakuin aja, itung2 tau gimana kondisi kesehatan kita…meski tanpa cami *harusnya cami ikutan tes meluncurlah aku ma si cuprit ke Laboratorium Prodia buat premarital cek up, setelah tanya ma mbak2 resepsionisnya, berapa biayanya..angkanya nyampe 1.600.000…ohohoho OMG…dengan rincian tes sebagai berikut :

  • Hematologi rutin : untuk mengetahui kelainan hematologi, kelainan sistematik hati dan ginjal, mendiagnosis infeksi dengan melihat kenaikan dan penurunan jumlah leukosit dan mendeteksi penyakit pendarahan
  • Urine rutin : untuk mendiagnosis dan memantau kelainan ginjal atau saluran kemih
  • Golongan Darah (A, B, O) Rhesus : untuk menentukan golongan darah tentunya😉
  • Glukosa puasa : untuk mendiagnosis diabetes melitus
  • HBsAg : untuk mengetahui ada tidaknya infeksi virus Hepatitis B
  • VDRL / RPR : untuk mendeteksi adanya penyakit menular sex (PMS)
  • Gambaran darah tepi : untuk menentukan adanya proses hemolitik
  • TORCH : untuk mengetahui infeksi rubella, toxoplasma dan cytomegalovirus

setelah menimbang2, akhirnya aku mengeluarkan tes urine rutin, gambaran darah tepi dan TORCH, dengan alasan untuk gambaran darah tepi ga begitu beda ma hematologi rutin, trus TORCH karena aku merasa ga suka kontak dengan kucing yang merupakan binatang dengan potensi paling besar pembawa virus tersebut meski sempet ragu karena di kostan jakarta banyak banget kucing n sempet 2 kali muntah di tangga…jadi bismillah aja deh…oh ya tes urine itu awalnya aku ga tau jadi ga ambil deh..berikut daftar tes yang aku ambil :

  • hematologi rutin
  • golongan darah rhesus *sebenernya cuman pengen tahu rhesusnya aja
  • glukosa puasa
  • HBsAg
  • VDRL / RPR

n’ tes diatas totally 252.000, setelah puasa minimal 10 jam boleh minum air putih (aku puasa ampe 14 jam n katanya overdosis), diambil darah ampe 2 tabung, hasilnya udah keluar pas sorenya..

alhamdulillah semua normal, cuman ada yang kurang yaitu Anti HBs..karena HbsAg aku negatif..jadi musti di cek anti Hbsnya gimana, kalo ternyata positif maka tubuh aku dapat menangkal virus hepatitis, tapi kalo negatif, tubuh aku musti di vaksis hepatitis, buat preventif aja sebelum “program” after merit…

Cek up di atas idealnya dilakukan 6 bulan sebelum nikah, dengan asumsi jika ada kelainan masih ada waktu buat diobati, tapi untuk yg sibuk ya monggo H-3 ato H-2 ato H-1, terserah yang menjalani aja, khan penting tidaknya juga tergantung masing2 individu..okay..:)

oh ya H-1 bulan musti vaksin TT (yg ini wajib, malah buat syarat KUA), anggapan kalo habis vaksin TT jadi susah hamil tuh gak bener banget, banyak2 ibu-ibu yg vaksin setelah merit 1 bulan dah hamil..

~ by deembem on February 11, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: